Hukum Perlombaan Berhadiah Haji dan Umrah







Fatwa Syaikh Shalih Al Fauzan -hafidhahullah-

Pertanyaan :
Apakah perlombaan yang hadiahnya haji dan umrah itu halal ataukah haram?

Jawaban :
Jika asal dari perlombaan itu boleh, di mana merupakan perlombaan-perlombaan yang diberi keringanan oleh syariat, yaitu memanah, menunggang kuda dan unta, atau perlombaan dalam masalah-masalah syar’i, maka tidak mengapa bila hadiahnya adalah haji atau umrah, yaitu dengan menghajikan atau mengumrahkan pemenangnya.

Adapun jika asal dari perlombaan itu diharamkan, yaitu berupa perlombaan yang tidak diberi keringanan oleh syariat, maka hadiah dari perlombaan itu juga haram, karena termasuk dari judi yang dikaitkan dengan perbuatan berkorban untuk berhala dan mengundi nasib dengan anak panah yang merupakan perbuatan menjijikan, termasuk perbuatan setan, dan diperintahkan untuk dijauhi. Keberuntungan seorang muslim juga tergantung dengan upayanya untuk menjauhi perbuatan-perbuatan tersebut. Allah ta’ala berfirman :


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ


“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan anak panah, adalah menjijikan, termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kalian mendapat keberuntungan.” (Al Ma’idah : 90).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :


لَا سَبْقَ إِلَّا فِي نَصْلٍ أَوْ خُفٍّ أَوْ حَافِرٍ

“Tidak ada hadiah dalam perlombaan kecuali dalam memanah, pacuan unta, dan pacuan kuda.”

Hadits riwayat Abu Dawud dalam Sunan beliau (3/29), At Tirmidzi dalam Sunan beliau (6/23), dan An Nasa’i dalam Sunan beliau (6/226-227).1

Sumber : Al Muntaqa min Fatawa Al Fauzan (jilid 52 hal. 22-23)



-----



Catatan kaki : 

1.   Dari hadits Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu. Dinilai shahih oleh Syaikh Al Albani rahimahullah dalam Shahih Abi Dawud, hadits nomor 2244.

 
Share on Google Plus

About abdurrohim

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar