Ads 468x60px

Sabtu, 13 Desember 2014

Hukum Mengucapkan Selamat Natal Kepada Orang Kafir



Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan :

Apa hukum memberikan ucapan selamat Natal kepada orang-orang kafir? Bagaimana cara kita membalas mereka jika mereka mengucapkan  selamat Natal kepada kita? Apakah boleh pergi ke acara-acara yang mereka adakan terkait dengan momen ini? Apakah seorang (muslim) berdosa jika melakukan hal-hal tersebut tanpa sengaja, yaitu sekedar basa-basi, malu, merasa tidak enak, atau sebab-sebab lain? Dan apakah boleh menyerupai mereka dalam hal tersebut?

Senin, 08 Desember 2014

Belum Shalat Ashar, Lalu Masuk Masjid dalam Keadaan Imam Sedang Shalat Maghrib



Fatwa Syaikh Abdul Aziz Bin Baz rahimahullah
Pertanyaan :
Saya masuk ke sebuah masjid dalam keadaan sedang dilaksanakan shalat maghrib, padahal saya belum shalat Ashar. Apakah saya harus shalat Ashar setelah shalat Maghrib, ataukah saya shalat Ashar terlebih dahulu, kemudian shalat Maghrib? Ataukah saya ikut shalat bersama imam yang shalat Maghrib, kemudian saya menyempurnakan (sendiri) raka’at keempat, dan itu mencukupkan saya dari shalat Ashar?

Minggu, 07 Desember 2014

Orang yang Mendapati Jama’ah Shalat ‘Isya, Sementara Dia Belum Shalat Maghrib





Fatwa Syaikh Abdul Aziz Bin Baz rahimahullah

Pertanyaan :

Ada seorang laki-laki yang terlambat dari shalat Maghrib sampai tiba waktu ‘Isya. Tatkala datang ke masjid, ia melihat imam sedang memimpin shalat ‘Isya  berjamaah pada raka’at kedua. Diapun ikut shalat ‘Isya  bersama mereka.

Sabtu, 02 Agustus 2014

Mendahulukan Puasa Syawal daripada Puasa Qadha’




Fatwa Syaikh Muqbil bin Hadi Al wadi’i -rahimahullah-

Pertanyaan :
Apakah boleh berpuasa enam hari di bulan Syawal sebelum mengqadha’ hari-hari yang padanya seseorang tidak berpuasa di bulan Ramadhan ?

Sabtu, 26 Juli 2014

Hukum Mengucapkan Selamat Idul Fitri


Hukum Mengucapkan Selamat Idul Fitri



Fatwa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah
Pertanyaan :
“Apakah ucapan selamat di hari raya dan apa yang banyak diucapkan oleh orang-orang : ‘Iduka mubarak (semoga hari ‘Idmu diberkahi) serta ucapan yang semisal memiliki dasar hukum syariat ataukah tidak? Jika memiliki dasar hukum syariat, bagaimana seharusnya ucapan yang benar? Berilah fatwa kepada kami, semoga Anda diberi pahala.”

Minggu, 20 Juli 2014

Hukum-Hukum Shalat Jenazah

tata cara shalat jenazah

Kemudian disyariatkan setelah itu shalat terhadap jenazah muslim :
v  Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, beliau berkata : “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
مَنْ شَهِدَ الجَنَازَةَ حَتَّى يُصَلِّيَ عَلَيْهَا ، فَلَهُ قِيْرَاطٌ، وَمَنْ شَهِدَ حَتَّى تُدْفَنَ فَلَهُ قِيْرَاطَانِ، قِيْلَ: وَمَا القِيْرَاطَانِ؟ قَالَ: مِثْلُ الجَبَلَيْنِ العَظِيْمَيْنِ
“Barangsiapa menghadiri jenazah hingga menyalatkannya maka dia mendapatkan pahala satu qirath. Barangsiapa menghadirinya hingga dimakamkan maka dia mendapatkan pahala dua qirath.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya : “Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud dengan dua qirath?” Beliau menjawab, “Seperti dua gunung besar.”[1]

Selasa, 15 Juli 2014

Hukum Shalat Tarawih Empat Raka’at dengan Satu Salam

HUKUM SHALAT TARAWIH EMPAT RAKA’AT DENGAN SATU SALAM


Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah
Pertanyaan :
Sebagian imam pada shalat Tarawih mengumpulkan empat raka’at atau lebih dengan satu salam tanpa duduk setelah dua raka’at. Mereka menyatakan bahwa hal itu termasuk dari sunnah. Apakah amalan ini memilik asal di dalam syariat kita yang suci?1