Ads 468x60px

Rabu, 18 Januari 2012

Kesesatan Harun Yahya

Harun Yahya adalah nama pena Adnan Oktar (juga ditulis Adnan Hoca) dilahirkan di Ankara pada tahun 1956, menetap disana sampai pindah ke Istanbul pada tahun 1979. Sebagian kaum muslimin sudah tidak asing lagi dengan nama ini. Namun, bagaimana sebenarnya kelurusan orang ini di dalam beragama? Mari kita simak :
  1. Harun Yahya mengakui bahwa pengetahuannya dalam bahasa Arab tidak melebihi beberapa kata.
  2. Kebanyakan buku-bukunya bukan hasil karyanya sendiri, tapi dari orang-orang majhul (tidak dikenal kepribadian mereka) yang bekerja di bawah pengawasan dan namanya. Orang-orang yang membiayai penyebaran buku-bukunya secara gratis adalah teman-temannya yang  juga tidak dikenal kepribadian mereka. Mereka adalah para pengusaha kaya dari Turki.
  3. Dia menyebutkan di situsnya yang berbahasa Inggris bahwa Ahlus Sunnah adalah Al Asya'irah dan Al Maturidiyyah.
  4. Ketika menjelaskan tentang aqidah Ahlus Sunnah, dia juga menyebutkan bahwa Wahhabiyyah  menyelisihi Ahlus Sunnah dalam aqidah  mereka tentang syafaat.
  5. Dia menganggap Ibnu 'Arabi yang sesat sebagai seorang guru. Kadang-kadang diapun menyebutkan perkataan-perkataannya dalam sebagian materi.
  6. Dia juga memiliki keyakinan Shufiyyah yaitu Wihdatul Wujud, bahwa sesuatu yang ada pada hakikatnya adalah Allah, sedangkan segala sesuatu yang kita lihat seperti mobil, kursi, dan rumah hanyalah gambaran dalam pikiran kita dan tidak nyata. Hal ini banyak dijumpai di buku-bukunya.
Silakan buka link berbahasa Inggris ini untuk membaca artikel tentang sebagian akidahnya yang telah dijelaskan di atas :


sumber : http://173.193.223.234/showthread.php?t=48379

0 komentar:

Posting Komentar